Pengelolaan Kerja Sama

Unit kerja yang diberi kewenangan untuk mengadministrasikan seluruh kegiatan Kerja Sama antara FKIP ULM dan mitra kerja adalah Unit Pelaksana Kerja Sama dan Humas FKIP ULM yang memiliki wewenang dan tanggung jawab:

  1. Mengadministrasikan seluruh kegiatan kerja sama
  2. Memfasilitasi, menyiapkan dan melaksanakan acara penandatanganan MoA
  3. Mengembangkan dan memelihara sistem informasi dan administrasi pelaksanaan Kerja Sama dan
  4. Melakukan monitoring, evaluasi dan pelaporan administrasi pelaksanaan kerjasama.

Bentuk Kerja Sama Bidang Akademik

Kerja Sama bidang akademik dapat dilakukan antara FKIP ULM dengan perguruan tinggi lain maupun antara FKIP ULM dengan dunia usaha atau pihak lain. Bentuk-bentuk kegiatan yang dapat di Kerja Samakan antara FKIP ULM dengan perguruan tinggi lain di antaranya adalah:

  1. Penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,
  2. Penjaminan mutu internal,
  3. Program kembaran (twinning program)
  4. Gelar Bersama (joint degree)
  5. Gelar ganda (double degree)
  6. Pengalihan dan/atau pemerolehan angka kredit (credit transfer program)
  7. Penugasan dosen senior sebagai Pembina pada perguruan tinggi yang membutuhkan pembinaan (program detasering)
  8. Pertukaran dosen dan/atau mahasiswa (staff and student exchange),
  9. Pemanfaatan bersama berbagai sumber daya (resource sharing),
  10. Penerbitan berkala ilmiah (joint publication),
  11. Pemagangan (internship)
  12. Penyelenggaraan seminar bersama (joint seminar),
  13. Layanan keahlian praktis oleh dosen tamu yang berasal dari dunia usaha
  14. Pemberian beasiswa atau biaya Pendidikan dan
  15. Bentuk-bentuk Kerja Sama lain yang dianggap perlu.

Bentuk Kerja Sama Bidang Non-Akademik

Bentuk-bentuk kegiatan kerja sama non-akademik yang dapat di Kerja Samakan dengan perguruan tinggi lain di antaranya adalah: 1) pendayagunaan aset, 2) penggalangan dana, dan/ atau 3) jasa dan royalti hak kekayaan intelektual.

Kerja Sama non-akademik FKIP ULM dapat pula terjalin dengan mitra yang berasal dari dunia usaha dan/atau pihak lain. Adapun kegiatan yang dapat di Kerja Samakan disamping kegiatan- kegiatan yang telah disebutkan di atas, di antaranya adalah:

  1. Penyelenggaraan kerja sama dibidang manajemen
  2. Penyelenggaraan kerja sama di bidang pengembangan dan pemanfaatan sarana dan prasarana (BMN)/Kerja Sama Operasional (KSO)
  3. Pengembangan sumber daya manusia,
  4. Pengurangan tarif,
  5. Koordinator kegiatan,
  6. Pemberdayaan masyarakat; dan/ atau
  7. bentuk-bentuk Kerja Sama lain yang dianggap perlu.

Prosedur Perencanaan Kerja Sama

Rencana Kerja Sama yang dilakukan oleh perorangan, kelompok atau unit kerja di lingkungan ULM harus dipayungi dengan MoU terlebih dahulu. Rencana kerja sama dibuat oleh pengusul untuk disepakati dan disetujui oleh kedua belah pihak. Penandatanganan PKS dapat dilaksanakan secara langsung atau tidak langsung.
Naskah PKS ditandatangani oleh para pihak yang bekerja sama. Setiap kerja sama berlaku selama masa yang disetujui oleh para pihak yang bekerja sama terhitung mulai tanggal penandatanganan nota perjanjian Kerja Sama. Penandatanganan PKS baru dapat dilaksanakan setelah dicapai kesepakatan tentang materi MoU dan/atau MoA. Pencapaian kesepakatan tentang tanggal dan tempat pelaksanaan penandatanganan MoA dikoordinasikan oleh pejabat pengelola atas persetujuan kedua belah pihak.