Kurikulum dikembangkan lebih lanjut dengan mengidentiifkasi dan menetapkan bahan kajian dan matakuliah yang distrukturkan dalam setiap semester di masa studi. Pengembangan dan implementasi kurikulum juga merujuk pada SPMI ULM dan SPME yang telah ditetapkan pemerintah.

Penyusunan rancanngan kurikulum dimulai dari analisis kebutuhan (market signal) yang menghasilkan profil lulusan, dan kajian-kajian yang dilakukan oleh Program Studi Bimbingan dan Konseling sesuai dengan disiplin bidang ilmu (scientifc vision) bimbingan dan konseling yang menghasilkan bahan kajian. Selanjutnya dari kedua hasil tersebut dirumuskan (CPL), mata kuliah
beserta bobot SKS-nya, dan penyusunan organisasi mata kuliah dalam bentuk matriks secara sederhana yang terdiri dari:

  1. Profil Lulusan dan Perumusan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)
  2. Bahan kajian dan pembentukan mata kuliah; dan,
  3. Matriks organisasi matakuliah dan peta kurikulum.